Melon, yang aku mengerti melon itu manis. Kopi, yang kutahu kopi itu pahit. dan aku tak mengerti Mengapa aku membawa melon dan kopi itu kesini. Hadir dihadapanku secara tiba-tiba menyatu dalam sepiring keraguan dan kegalauan atau malah suatu kebahagiaan yang terselimuti kegugupan diri yang datang dalam bayang diri.
Aku terlamun saat kau dihadapanku dan ku terhanyut kedalam anganku tuk seakan bisa menjadi bagian dari hidupmu. Hingga kurasakan Melon itu pahit dan kopi itu manis. Aneh mengapa semua tiba-tiba terbalik tanpa aku sadari. Memang duniaku sudah teralihkan dirimu hingga hatiku tak mampu menahan fikiranku yang membawaku berangan-angan yang tak kunjung berhenti seakan semua ini seperti dunia yang tak berujung.
Ada apa denganku aku tak mampu mendiskripsikan hadirnya rasa ini. Kini tiba dipertanggung jawabkan aku dengan Sosok sepiring kecil melon dan secangkir kopi pahit hitam tanpa gula dihadapanku.
Manis..........Pahit........Manis....... Pahit.......
Kepala menggeleng- geleng kanan kiri-kanan kiri. Why not both? Apakah Manis dan pahit tak bisa bersatu? apakah dua rasa yang berbeda tak mungkin menyatu? Aku yakin kalian adalah berpasangan, Dan tidak mungkin sosok ini dihadapanku hadir tanpa sebab. Apakah Tuhan ingin aku mengerti akan sesuatu ketika aku masih berpikir bahwa Aku dan Setangkai dahan Harapan yang hampir putus asa ini masih memiliki harapan? seperti manis dan pahit ini.
Aku belum mengerti keduanya.
Ahha.... Itu. Ya itu dia.... Melengkapi. melengkapi. melengkapi satu sama lain....
Pahit tak kan terasa selalu pahit ketika manis ada. Dan manis membuat bersyukur bahwa kepahitan adalah warna sebuah rasa yang tak berguna kehadiranya (manis) tanpanya(pahit).
MELON yang berbentuk padat rasanya manis dan KOPI yang berwujud cair rasanya pahit.
Kutuangkan Secangkir Kopi ke Sepiring Melon.
Kedua rasa dan bentuk yang berbeda yang jika disatukan maka memiliki rasa yang sempurna layaknya kehidupanku ini.
Kuambil sepotong irisan melon yang kutuangi kopi.
hmmmm... Mataku terpejam dan kurasakan...
Kadang disatu gigitan aku merasakan pahit nya Kopi namun setelah aku kunyah aku rasakan manisnya buah ini.
Aku tersadar.......
ku mengerti Allah menghadirkan keduanya agar aku paham cobaan kehidupanku ini namun setelah aku jalani dan gigit lebih dalam lagi aku merasakan manisnya hasil buah kesabaranku dan keyakinanku bahwa semua untuk yang terbaik.
Namun Kadang disatu gigitan aku langsung merasakan manis tetapi itu semua mungkin adalah cobaan jika aku lalai dan terlena dikahir maka tetap aku rasakan pahitnya kopi yang tertuang.
Melon dan Kopi merupakan dua hal yang berbeda jauh bagiku... Namun keduanya adalah kesempurnaan. Semanisnya melon tak berarti terasa manis sebelum pahitnya kopi dirasa.
Maka Aku sebut sebagai MELONCoffe.
![]() |
| MelonCoffe |
Sebuah arti rasa MELONCoffe, Jakarta 24 April 2015
http://resonansilensa.blogspot.com



0 komentar:
Posting Komentar
Mohon masukan dan Semoga bermanfaat