RSS

Friends

Pengalaman adalah sebuah Pelajaran berharga yang akan
diceritakan menjadi sebuah kenangan Indah

Ketika 560 kilometer terpisah 5 meter

Tak pernah terduga dan hanya dalam angan diri
Bermandikan air alam nan deras melumuri raga ini,
Menanti kereta besi beroda delapan menghampiri.
Tak pernah sebelumnya jalan ini kulewati,
Pertama kalinya sepanjang hidup ini,
sedangkan Selalu terlintas bayangnya yang kini hadir di hati
tiba-tiba raganya nyata menghampiri ku yang sedang bermimpi

Mungkin dua bait lantunan diatas yang dapat aku gambarkan keadaan tadi malam. Disaat aku pulang dari perantauan ke Kampung halaman, kunaiki Bis malam yang pertama kali aku dengar dan rasakan. Tak pernah sebelumnya aku melewati jalur selatan Pulau jawa yang konon katanya jalanan lebih sepi dan tak sepadat Pantai utara. 


Aku berangkat dan penuh lamunanku terbayang akan sosok seorang yang baru aku kenal dan aku jatuh hati padanya, terbayang seandainya ia berada disini, bertukar fikiran dan bercanda tawa melewati jalanan ini, pasti semua terasa cepat. Karena selama ini setiap dekat denganya waktu terasa cepat dan segera berlalu hingga menyisakan rindu.

Tiba-tiba aku terbangun dari lamunanku mataku terpana akan sosok bayangan yang melewati depannku dalam bayangan kaca jendela kursiku. Sepertinya aku kenal, ah itu hanya mimpi., pasti ini aku masih dalam lamunanku yang aku kendalikan untuk menemukan kepuasan diri dan membahagiakan jiwaku akan kehadiran sosok yang aku rindukan. 

Namun, namun semua itu berangsur nyata seperti lensa mencari fokus dan blur namun tiba-tiba jelas dan blur kembali. Ternyata yang aku lihat adalah sosok temannya. Tetapi apa yang aku fikirkan bukanlah sosok temannya itu tetapi bersama siapa dia. Kubernaikan diri membuka kedua bibirku untuk bertanya dan terasa serak di kerongkongan yang terasa haus terkuras dingin AC.

Kutanya dan seakan meledak dihatiku, degub kencang nafas tak beraturan. dan kini aku sadar telah lama benar aku kehilangan sosok diri padahal bukan pertama kali aku bertemu seorang wanita, apakah karena ini memang telah keseriusanku untuk memang mencari yang terakhir dan benar-benar pilihan bidadari hidupku. Mungkin dan ini pasti. karena telah lelah aku dengan guyonan kelakuan anak muda kini.

Benar ia datang dengan nafas terengah-engah seakan habis lari berpuluh-puluh kilometer dan sempat tangisnya akan meledak dan kata maaf selalu keluar karena memang ia terlambat namun hal itu sudah ku ketahui lebih dahulu dari temannya, disitu aku mencoba mengulur waktu dengan kondektur namun alhamdulillah semua berjalan lancar.

Kini jarak kami 5 meter dan kami akan menempuh jalan kurang lebih 560 kilometer. di dalam hati aku  tak henti berdoa dan bersyukur." Ya Tuhan apakah ini nikmatMu lagi yang diberikan kepada hamba yang tiada berarti," tak pernah terbayangkan sebelumnya aku bisa bersamanya

Jeritan syukur hati ini tiada pernah henti, Dan kucoba menggoda dan bergurau agar tidak menutupi tangis bahagia hati. ketika pukulan candaanya memukul lenganku aku bahagia dan dalam hati jangankan Tuhan ia memukul pakai genggammannya andai diselipkan pisau untuk menunjam tubuhku ini aku rela, Mungkin inilah yang dirasakan Jatuh Cinta setelah sekian lama tak mampu aku mengingatnya. Mungkin memang telah lama sendiri  dan asyik sendiri #np-KuntoAji-Terlalu Lama sendiri.

Dan ketika 560 kilometer itu terlewati memang benar semua terasa cepat meski 16 Jam terlewati tanpa tiada rasa lelah atau sedih. Kupandangi sosok itu dibalik kaca berjalan kian menjauh dan ku kembali  kelamunanku.


Perjalanan Pulang, Wonogiri, 2 April 2015
http://resonansilensa.blogspot.com

0 komentar:

Posting Komentar

Mohon masukan dan Semoga bermanfaat