RSS

Friends

Pengalaman adalah sebuah Pelajaran berharga yang akan
diceritakan menjadi sebuah kenangan Indah

Profesionalisme itu dari sini!



Profesional adalah kata yang sering aku dengar dan terlontar oleh orang-orang yang yang menyatakan mereka adalah ahlinya. Profesional berbicara tentang keahlian, kekhususan dan bakat. Profesi yang berarti Pekerjaan ditambahkan partikel menjadi profesional berarti pekerjaan yang ahli dipegang khusus oleh seseorang.


Aku bukanlah seorang yang profesional, namun aku memegang faham profesionalisme dimana aku akan berusaha sekuat kemampuanku untuk menjadikan apa yang aku kerjakan sehasil sesempurnamungkin. Bukan aku ingin dianggap sebagai seorang yang profesional namun berusaha memberikan yang terbaik. Karena ketika aku mendapatkan kepercayaan berarti aku mendapatkan tanggung jawab.

Kepercayaan berbanding lurus dengan tanggungjawab. Itu yang aku lihat. namun akhir-akhir ini aku melihat Kepercayaan itu berbanding terbalik dengan Tanggungjawab. Jangankan tanggungjawab. Hak aja dituntut sebelum kewajiban. Konyol!

Woy!!! Bastard ! How a bad Person I am. Tak tahu apakah aku tak perduli atau aku tak mau ikut campur tetapi aku miris. Miris melihat mental-mental gila. 

Kembali aku dengan profesionalismeku. Aku bukan orang yang ahli namun aku bisa dan mengerti. Aku bukan paling mengerti dan sok mengerti namun aku yakin akulah orang lebih dahulu tahu dibanding mereka. 

Semua aku mulai dari nol dan tak pernah aku merasa bisa.

Merasa bisa adalah sombong. Tuhan tak menyukai kesombongan, karena kesombongan adalah milikNya. Selayaknya Pohon yang berbijih dan bijih yang Jatuh atas kehendakNya, meskipun ia ingin meneruskan generasinya untuk tumbuh menjadi pohon yang baru di tanah yang lebih subur, sebeapa kuat ia bergulir di bumi, jika Bumi dan Allah tidak berkenan apa yang bisa lakukan, Namun semua itu pasti ada maksud mengapa ia tak dikenankan karena rencanaNya adalah yang terindah, Apapun itu.

Tetapi ketika bijih itu ingin berusaha dengan sungguh-sungguh  tumbuh di lahan subur ia kan berusaha bergerak sehakikatnya ia untuk bergulir dan terbawa angin atas usahanya dan jatuh pula di muara sungai yang subur lalu ia tumbuh, dari benih tumbuh hingga menjadi pohon besar lebih Rindang dripada pohon induknya dan mampu memberikan perlindungan baik tanah dan air juga burung-burung sebagai rumah mereka.

Ia bukan bijih yang sebaik (professional) bijih lain namun ia bisa ketika ia berusaha menjadi bijih yang baik yang dianggap tak mampu tapi sesungguhnya ia ada potensial.

Ya Potensial. Semua nya memiliki potensial. Apapun itu ada potensial bahkan setitik debu memiliki potensial. Potensial menghancurkan atau membangun. Itulah hakikat semua ciptaanNya. Takdir itu ada tetapi bukan kita yang mengikuti takdir. Namun kita yang membuat takdir dan Tuhan yang menentukan.

Selayaknya bijih pohon itu aku kan berusaha menjadi yang seharusnya diciptakan untuk pa diriku.

Profesional itu disini, didalam Nurani dan Hati. Lebih tepatnya di Kemauan! Profesional itu di kemauan,

Profesional itu di usaha,
Profesional itu  Tawakal.
Berusaha sekuat kemampuan lalu berserah diri bukan pasrah namun berserah diri dengan berusaha.

Aku memang tak sehebat mereka, namun aku bisa sehebat mereka.

Kerja keras, Usaha, berserah diri adalah kunci membuka kemampuan, Jakarta 27 Agustus 2015
http://resonansilensa.blogspot.com




3 komentar:

Anonim mengatakan... Reply Comment

It's going to be end of mine day, however
before ending I am reading this wonderful article to improve my knowledge.



Also visit my web-site ... Marylouise Verge

Dwi Suci Rizky Bastian mengatakan... Reply Comment

Menjadi reminder sepertinya..

Unknown mengatakan... Reply Comment

@Sucie Sbastian: HEHEHE instropeksi aja....

Posting Komentar

Mohon masukan dan Semoga bermanfaat