| Good Morning Sindoro Mount. From Tjahjo @Sikunir |
| Pintu Selamat Datang Memasuki Dieng |
Perjalanan saya
mulai dari Jakarta, dengan niat menjadi Traveller Hemat. Mengapa hemat? Karena
sebisa mungkin perjalanan tiap perjalanan sebagai traveler mengeluarkan sedikit
biaya. Dari Jakarta aku menuju Purwokerto dengan Kereta Api, dengan harga
kereta api paling murah berangkat pagi ikut Kutojaya jam 5.30 WIB kira-kira
harganya sekitar Rp50Ribu lalu setelah tiba di Purwokerto jam 11.00-WIB saya
naik angkot untuk menuju ke Terminal Purwokerto. Angkot dari Stasiun tepatnya didepan Stasiun kea rah kiri,
mencari angkot G2 arah terminal dengan biaya Rp3Ribu. Sesampainya di Terminal
naik Bis Jurusan Semarang, tapi naik bis yang enakan dikit ya. Masalahnya
hargannya sama antara AC dan gak. Mending nunggu sampai siang dikit sekitar jam
13.00WIB naik Bis Nusantara jurusan Semarang minta turun di Wonosobo. Sampai
Wonosobo sekitar pukul 16.30WIB.
Nah seharusnya
di Wonosobo kalau mau ke Dieng ada angkot dan Mini Bus tapi aku gak tahu
detailnya karena dapat pinjaman mobil di Wonosobo untuk ke Dieng. Setelah dapat
mobil mulai meluncur naik gunung. Mari
aku kasih tahu step-step dan tips nya pengalaman untuk naik ke Bukit Sikunir.
Peralatan yang
harus disiapkan.
- -
Jaket Super Hangat
- -
Kaos Kaki tebal usahakan pake
sepatu karena naik kebukit lumayan Extrem mendakinya
- -
Celana jangan Jeans deh yang
penting g buat dingin
- -
Kupluk
-
-Slayer untuk nutupin hidung
agar nafasnya hangat
- -
Sama syal untuk leher.
- -
Jangan lupa bawa botol minum
karena ditempat dingin haus tidak terasa dan tiba-tiba dehidrasi
- -
Cemilan waktu dipenginapan kalau aku sih cokelat lumayan hangat.
Jadi dari
Wonosobo diUsahakan alat-alat itu dah komplit, lalu mulai naik-naik kepuncak
gunung. Pertama kita akan sampai pos pertama dimana kita dimintai restribusi
masuk sekitar Rp5Ribu per-orang dan Rp3Rb untuk mobil. Perjalanan sekitar 1 jam
dari Wonosobo ke Dieng, kondisi jalan naik. Banyak penginapan di area Dieng,
tapi kalau aku saranin menginap saja Desa Sembungan “ Desa Tertinggi di Pulau
Jawa” wah pasti asikkan dapat tambahan momen bisa menginap di desa tertinggi
dipulau jawa. Cuaca jangan dikata, Dingin bingits. Penginapan diatas desa
Sembungan tidak jauh beda sama DI Dieng sekitar RP250-Rp400Rb perkamar. Dan
dapat perapian alias Areng dibakar di Anglo lumayan buat anget-anget.
Mengapa aku
rekomendasikan di Desa Sembungan karena:
J - Jalan ke Bukit Sikunir cuman
deket
- Biaya penginapan sama
3 - Kalau datang dadakan pagi
bareng –bareng turis lain bisa macet mobil masih nyari parkiran, di
dekat danau
Cebongan
- - Merasakan momen nginap di desa
tertinggi
Tapi sayang di
Desa Sembungan sedikit warung, ada sih sebenarnya kalau mau membantu sekalian yah buat penghasilan
warga sekitar kalau yang lupa bawa bekal atau cemilan. Dan ingat harus
banyak-banyak minum air putih. Dan kalau ada sunblok buat wajah ketika diatas
bukit bisa dipakai karena cuaca dingin dan angin kering bisa buat dehidrasi
(aku kena masalahnya kebakar kulit mukaku)
| "Pulau di atas Awan" |
Setelah itu
persiapan pagi-pagi Habis Sholat Subuh untuk naik ke Bukit., ya kalau hari
libur banyak turis domestic maupun manca pasti antri naiknya. Persiapan tenaga
dan hati-hati ketika step by step menaiki tangga dan jalan setapak. Tapi tenang
pasti kebagian tempat nanti diatas.
Sunrisenya sungguh Amazing. dan seakan kita berada di "Pulau di Atas Awan". Lelah menuju puncak dan menahan dinginnya
suasana terbayarkan, malah kalau bisa minta kembalian kita ditagih kali untuk
kembalian. Hahahahha .
selamat mencoba
Ya begitulah
sedikit review dan tips traveling aku ke Dieng
Visit to Dieng, 20 - 21 September 2014
Desa Dieng, Wonosobo
Sekian dan Terimakasih
http://resonansilensa.blogspot.com

0 komentar:
Posting Komentar
Mohon masukan dan Semoga bermanfaat